Jika kalian build DVA Last War dengan benar, dia bisa jadi hero burst DPS yang bisa ngeluarin damage besar dalam waktu singkat banget. Kalau dibandingin sama Kimberly yang jago di serangan area (AoE), DVA lebih cocok buat ngasih tekanan besar ke musuh secara cepat dan fokus. DVA cocok banget untuk:
- Boss fight
- Zombie elite
- Target single HP tebal
- PvE mid–late game
Makanya, DVA sering banget dijuluki sebagai boss killer terbaik di Last War.
Peran Utama DVA
- Role: Burst DPS / Single Target
- Fungsi utama: Boss, elite zombie, PvE sulit
- Tambahan: PvP damage dealer (mid game)
Kesimpulan:
Kimberly = farming
DVA = damage pemecah tembok
Build DVA Last War Terbaik

Prioritas Stat DVA
Urutan stat paling efektif:
- Attack
- Skill Damage
- Critical Damage
- Critical Rate
- Attack Speed (opsional)
Hindari fokus:
- HP
- Defense
- AoE bonus (kurang optimal untuk DVA)
Gear Terbaik untuk DVA
Gear PvE & Boss (Rekomendasi Utama)
| Slot Gear | Stat Wajib |
|---|---|
| Weapon | Attack + Skill Damage |
| Armor | Attack / Crit Damage |
| Accessory | Crit Damage / Crit Rate |
| Module | Damage ke Boss / PvE Bonus |
Tips Penting:
DVA lebih butuh Crit Damage dibanding Crit Rate karena skill burst-nya sangat tinggi.
Gear PvP (Alternatif)
Untuk PvP:
- Tetap Attack + Crit
- Tambahkan sedikit Survivability jika DVA sering mati duluan
Namun:
PvE & boss tetap prioritas utama DVA.
Prioritas Upgrade Hero DVA
1️⃣ Level Hero
- Jangan biarkan level DVA tertinggal
- Idealnya sejajar dengan Kimberly
2️⃣ Skill Upgrade
- Skill burst utama (damage tertinggi)
- Skill pasif damage
- Skill tambahan / situasional
Jangan upgrade skill non-damage dulu.
3️⃣ Gear Enhancement
- Upgrade weapon → accessory → armor
- Jangan ratakan semua gear
Upgrade weapon DVA = lonjakan damage ke boss.
4️⃣ Star / Rank Upgrade
- Fokus shard DVA
- Lebih baik DVA ⭐⭐⭐ daripada banyak hero ⭐⭐
Komposisi Tim Terbaik dengan DVA
Tim PvE Boss Killer (Meta)
- DVA – Burst DPS
- Kimberly – AoE clear
- Marshall / Murphy – Tank & sustain
Boss cepat tumbang, farming tetap lancar.
Tim PvP Mid Game
- DVA – Finisher
- Tesla / Mason – DPS tambahan
- Marshall / Murphy – Tank
Kesalahan Umum Saat Build DVA Last War
- Build DVA seperti AoE hero
- Fokus HP/Defense
- Tidak upgrade skill utama
- Memakai gear asal rarity
DVA harus full burst damage, bukan hero bertahan.
Apakah DVA Cocok untuk F2P?
Jawabannya: YA, sangat cocok.
Alasan:
- Damage besar tanpa gear mahal
- Sangat membantu boss & event
- Sinergi kuat dengan Kimberly
Banyak pemain F2P stuck di boss karena tidak build DVA dengan benar.
Perbandingan Singkat: DVA vs Kimberly
| Aspek | DVA | Kimberly |
|---|---|---|
| Damage | Burst besar | AoE stabil |
| Target | Single / Boss | Banyak musuh |
| Farming | Sedang | Sangat cepat |
| Boss | ⭐⭐⭐⭐⭐ | ⭐⭐⭐ |
Meskipun begitu, idealnya sih tetap harus pakai dua-duanya.
Kesimpulan
Build Hero DVA terbaik di Last War adalah:
- Full Attack + Skill Damage
- Fokus boss & elite
- Upgrade skill burst terlebih dulu
Dengan build yang tepat, DVA akan:
- Mempercepat clear boss
- Membantu event PvE
- Menjadi finisher andalan tim
FAQ – Build DVA Last War
Q: DVA lebih cocok PvE atau PvP?
A: PvE & boss. PvP hanya tambahan.
Q: Gear emas wajib untuk DVA?
A: Tidak. Gear ungu dengan stat tepat sudah sangat kuat.
Q: DVA harus diprioritaskan dibanding hero lain?
A: Ya, setelah Kimberly.

