LOL Guide Indo: Cara Bermain Thresh Support Season 9



Thresh “The Chain Warden

Salah satu champions support yang mempunyai pick rate tinggi adalah Thresh. Karena kemampuan maksimal yang bisa dilakukan oleh pengguna Thresh sangat luar biasa. Thresh dapat dikatakan sebagai champions handal yang dibutuhkan oleh semua jenis AD Carry didalam tim.

Mulai dari para pemain Bronze hingga Challenger sering memakai jasa champions yang satu ini. Namun jangan salah, menggunakan Thresh tidak semudah yang dibayangkan. Skill Ability yang dikeluarkan harus tepat sasaran dan tepat waktu. Jika tidak Thresh akan menjadi champions yang tidak berguna didalam tim. Oleh karena itu mendalami cara bermain menggunakan Thresh sangat dibutuhkan.


Thresh Rune Masteries

Key rune yang digunakan oleh Thresh adalah kombinasi dari Resolve dan Inspiration. Resolve rune yang digunakan adalah Aftershock karena akan meningkatkan Armor dan Magic Resist sekaligus menambah damage jika Thresh menyerang menggunakan Skill Abilitynya. Sedangkan Inspiration digunakan untuk mengurangi cooldown dari Skill Ability Thresh dan memperpanjang masa Thresh di botlane bersama AD Carry tim.


Thresh Items Build

Starting Items:

Banyak pemain profesional yang lebih memilih untuk menggunakan Ancient Coin di awal permainan. Karena dengan item tersebut akan meberikan tambahan mana sekaligus ekstra gold kepada Thresh. Namun kensekuensinya Thresh tidak akan bisa membantu AD Carry tim apabila HPnya rendah.

Untuk itu ada beberapa pemain yang rela membeli Relic Shield agar lebih bisa melindungi ADC tim saat pertempuran di botlane. Selain itu mereka juga akan bertahan lebih lama didalam lane apabila champions musuh bermain agresif.

Early Items:

Remnant of the Ascended adalah salah satu item yang dapat Thresh beli setelah bermain beberapa menit. Selian meberikan tambahan HP dan movement speed, Remnant of the Ascended juga memberikan ward yang dapat dipasang oleh Thresh untuk mengontrol vision map didalam permainan.

Selain itu Thresh juga dapat membeli Boot of Mobility agar dapat bergerak dengan cepat melakukan roaming atau kembali lagi ke lane bersama AD Carry tim.

Core Items:Dua items core yang dapat Thresh beli adalah Locket of the Iron Solari dan Redemption. Kedua items tersebut sangat dibutuhkan oleh tim saat memasuki midgame. Dimana para pemain lebih sering berkumpul dan melakukan teamfigt. Dengan kedua items tersebut akan meberikan tim tambahan shield dan HP yang akan menentukan hasil akhir dari teamfight.

Full Build:

Items lain yang dapat Thresh beli saat memasuki lategame adalah Knight’s Vow dan Zeke’s Convergence. Kedua items tersebut sangat cocok buat support bertipe tank seperti Thresh. Banyak pemain newbie yang memilih untuk membeli items tank langsung daripada kedua items tersebut. Padahal kemampuan dua items tersebut sangat bermanfaat bagi Thresh.


Summoners Spell dan Skill Build

Summoners spell yang digunakan oleh Thresh sebetulnya beragam. Tergantung komposisi dari anggota tim ataupun komposisi dari champions musuh. Namun kebanyakan para pemain Thresh lebih memilih untuk memakai Flash dan Ignite. Penggunaan Ignite adalah untuk bermain agresif dan memastikan lawan mati saat pertempuran. Selain ignite summoners spell lain yang dapat Thresh pakai adalah Heal dan Exhaust.

Skill Ability yang dapat Thresh ambil dan maksimalkan terlebih dahulu adalah Skill Ability Q (Death Sentence) ataupun E (Flay) terlebih dahulu. Tergantung pengunaannya dan gaya permainan para pemain Thresh. Jika pemain Thresh lebih berfokus pada menarik lawan maka Q (Death Sentence) dahulu dimaksimalkan namun jika pemain Thresh lebih memilih untuk maju menyerang lawan maka E (Flay) adalah pilihan tepat. Sementara Skill Ability W (Dark Passage) diambil satu kali saja dan dimaksimalkan pada lategame.


Thresh Combo dan Counter

Combo yang biasa digunakan oleh para pemain Thresh adalah W (Dark Passage) kearah Jungler tim yang akan datang melakukan ganking atau AD Carry tim lalu Q (Death Sentence) kearah champions musuh. Jika champions musuh kena Thresh dapat mengulangi menekan Q (Death Sentence) lagi agar tertarik kearah musuh yang tertangkap. Setelah itu barulah Thresh menggunakan Skill Ability E (Flay) maupun Ultimatenya (The Box).

Patut dicermati bahwa penggunaan Skill Ability E (Flay) tidaklah mudah. Untuk pemain newbie harus membiasakan meggunakannya kearah champions teman bukan malah melemparnya menjauhi tim kita. Caranya adalah dengan menonaktifkan fitur quick cast untuk Skill Ability E (Flay) dan saat menggunakannya dipencet kearah champions tim kita lurus dengan champions musuh.

Sementara counter dari Thresh adalah champions AD Carry yang mempunyai kemampuan escape seperti Ezreal, Vayne, dan Lucian. Untuk supportnya adalah tipe champions poke yang bermain agresif seperti Lux. Apabila semua Skill Ability dari Thresh dapat dihindari maka Thresh dan AD Carry tim akan menjadi bulan-bulanan botlane musuh.